Kamis, 08 Desember 2011

Jatuh Cinta

Jatuh cinta memang berjuta rasanya. Tapi… kalau keseringan ‘’merasa’’ jatuh cinta, apa jadinya, ya? Nah, buat kalian yang gampang merasa jatuh cinta. Nih, ku kasih ‘sesuatu’ (baca gaya Syahrini, J ) yang semoga bisa bermanfaat buat kalian baca.

Pengobral Cinta
Biasanya. Si pengobral cinta nggak menyadari yang mereka lakukan. Perhatikan gejalanya :
*      Serba cepat, baik dalam menyimpulkan kalau kita menyukai seseorang, juga dalam melupakan perasaan itu.
*      Banyak. Dari segi jumlah, cukup banyak cowok yang sempet ditaksir
*      Nggak susak berubah rasa suka kita dari cowok A, nggak berapa lama ke cowok B, dst.
*      Ingin seluruh dunia tahu, kalau kita sedang jatuh cinta. Makanya kita nggak segan untuk meluapkan perasaan ke orang sekitar.

Penyebab Gampang Jatuh Cinta
*      Suka perhatian. Selain gampang luluh  sama perhatian cowok, kita juga suka cari perhatian orang sekitar dengan curhatan cinta kita.
*      Terlalu ekspresif dan romantis  bisa mendorong kita untuk mudah merasa jatuh cinta
*      Nggak bisa sendiri (menjomblo) membuat kita selalu mencari-cari gebetan.

Oops, Bahaya!
Rasa suka itu nggak ada bahayanya, kan? Eits, tunggu dulu. Walaupun terkesan harmless, tapi keseringan merasa jatuh cinta bisa sangat merugikan diri kita.
*      Oh, drama. Karena keseringa menyimpulkan sedang jatuh cinta, otomatis kita akan gampang merasa berbunga-bunga, sebaliknya mudah juga merasa patah haati. Pantas saja kalu kita dinobatkan jadi Miss Drama.
*      Nggak puas ketika sudah jadian sama cowok karena ternyata kita nggak beneran jatuh cinta. Awalnya semangat banget, akhirnya malah il-feel.
*      Nggak dipercaya. Saat ada cowok yang suka sama kita, dia cenderung akan ragu untuk mendekat, karena takut perasaan suka kita hanya sesaat.
*      Protes teman. Lama-lama teman curhat kita akan gerah sama hobi jatuh cinta kita. Dan buka nggak mungkin sobat kita ini ikut dicap jelek karena sifat buruk kita ini.
*      Cap jelek. Gelar suka mainin perasaan, gampang naksir. Player atau gonta ganti cowok sangat mungkin mampir ke diri kita
Tertarik ≠ jatuh Cinta
       Belum tentu rasa tertarik kita terhadap seorang cowok itu artinya kita jatuh cinta padanya. Biar nggak salah sangka, kita harus lebih pintar menata perasaan, caranya :
*      Take your time, jangan terburu-buru menyimpulkankalau kita sedang jatuh cinta. Berikan waktu supayaperasaan kita menjadi jelas. Nggak perlu khawatir kesempatan kita terlewat. Love will waits.
*      Think it over. Evaluasi sepak terjang cinta-cintaan kita selama ini, hehehehe… dengan begitu, kita jadi tahu dimana saat benar-benar jatuh cinta, dan mana yang Cuma terbawa perasaan belaka.
*      Laid it back. Nggak perlu terlalu all out alias berlebihan mengekspresikan rasa suka. Ingat cinta nggak dinilai dengan seberapa menggebunya menunjukkan perasaan, melain dengan ketulusan hati.